bermain dirimbunnya mimpiditemani bunga warna-warni
dan kupu-kupu ramah menghiasi
kenapa tak henti-henti
mendengungkan resah dikuping ini
dia letih menahan rasa
kenapa tak merasa
kau itu luka
tak sempat kumeracau
:au!
sugut menembus
menghisap darah
yang ternyata nanah
dari luka lama
hadirmu itu luka
enyah kau!
PLAKKK!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar