lihat bulan
dimenjelang malam
ia naik ketangga langit
dengan warna cahaya ditubuhnya
ini "kelulusan"
dengarkan dengungan gembira hati kami
jiwa liar ini
menguap-nguap dijalur raya
ingat
jangan gelapkan cahaya itu
dengan kembang dan isak air mata
yang kau katakan itu
adalah awal langkah keringatmu
kembang yang kau katakan
hatikukah itu
sebab ia sedang mekar saat ini
wanginya sedang kutebar-tebar di jalur raya
ini hanyalah pesan
dan pesan ini anggaplah bunga
kau tanam, semai wanginya
kau buang, lihat akhirnya
sebab akhir, nasib dan takdir yang menentukan
semoga kebaikan mengintaimu selalu
Jejak sajak
Jumat, 24 Mei 2013
Selasa, 12 Maret 2013
Banteng
Tanduk yang runcing itu
meski lukanya belum sempat berlabuh
Hembusan nafas amarah
bagai topan yang mengamuk
membuat panik meski sekedar ia mengancam
luka-luka disekujur tubuhnya
adalah karya matador-matador
digelanggang berdarah dingin
:yang lemah yang terluka
masih pada lukanya
luka dipundaknya
luka didadanya
luka yang dibuatnya
luka yang ditantangnya
luka-luka itu
adalah bagiannya
sebab luka-luka itu
telah mengintai lama
sebelum ia sadar
bahwa ia adalah banteng
di gelanggang matador.
13.03.13
05.22 WIB
Tanjungpinang
Tanjungpinang
Ilustrasi gambar (google)
Jumat, 22 Februari 2013
Menghilang
Kemana saja selama ini
segores tintamu tak tampak
masihkah ia ada
atau telah larut dalam hari
Aku mencari cari tinta itu
sampai kesela-sela pembuluh otakku
imajiku memudar
perlu aku terangkan kembali
Apakah selama ini
aku hampir lelah menunggu
aku merindu berenang dalam tintamu
berpetualang dalam imajimu
Akupun tak bisa memaksa
bukan aku yang berkuasa
imajiku tak selalu hadir
tintaku tak selalu dalam
Berusahalah terus memikat imajimu
aku terus menanti kehadirannya dalam tintamu
salam penuh cinta pada imaji dan tinta
teruslah mengalirkan kata
13.09 WIB
23.02.13
Tanjungpinang
segores tintamu tak tampak
masihkah ia ada
atau telah larut dalam hari
Aku mencari cari tinta itu
sampai kesela-sela pembuluh otakku
imajiku memudar
perlu aku terangkan kembali
Apakah selama ini
aku hampir lelah menunggu
aku merindu berenang dalam tintamu
berpetualang dalam imajimu
Akupun tak bisa memaksa
bukan aku yang berkuasa
imajiku tak selalu hadir
tintaku tak selalu dalam
Berusahalah terus memikat imajimu
aku terus menanti kehadirannya dalam tintamu
salam penuh cinta pada imaji dan tinta
teruslah mengalirkan kata
13.09 WIB
23.02.13
Tanjungpinang
Rabu, 05 Desember 2012
Merangkul Terang
Ketika gelap mencari-cari
terang merangkul berdiam diri
Hei, anak zaman
cari itu pada terang
gelap datang kekaslah garang
jangan tenggelam terlalu dalam
segera cepat segera
pilihan masih terbuka jalan
sebelum buntu jalanmu datang
Hei, anak zaman
jangan mencari ketika gelap
jangan berdiam ketika teerang
terang merangkul berdiam diri
Hei, anak zaman
cari itu pada terang
gelap datang kekaslah garang
jangan tenggelam terlalu dalam
segera cepat segera
pilihan masih terbuka jalan
sebelum buntu jalanmu datang
Hei, anak zaman
jangan mencari ketika gelap
jangan berdiam ketika teerang
Jumat, 01 Juni 2012
NYANYIAN MALAM
Desahan angin melagu ditelinga
yang hilang pandang
tersebab kelam menyelimuti indra
Hei malam kelam
yang meracau pada zaman
tersebab ia tampak liar semakin hari
yang kau risau
tersebab ia semakin jadi menghitam
Bukan buram tapi hitam
bukan pejam tapi seram
bukan peram tapi karam
dia
zaman yang kau risau
zaman yang kau risau
zaman yang buatmu meracau
zaman yang semakin kacau
Hei malam kelam
desahan angin melagu ditelinga
dan dingin mulai meraba ragaku
Sabtu, 07 April 2012
Malam yang terluka
Bayang ini
mengintai dalam temaramnya malam
membawa sepucuk surat
tuk sampaikan sepenggal kata
untuk cahaya
kau adalah cahaya
yang temaramkan malam ini
malam ini aku
aku yang terluka
kita tetap bersama
sebatas cahaya dan malam
Jumat, 30 Maret 2012
Langganan:
Postingan (Atom)



.jpg)