lihat bulan
dimenjelang malam
ia naik ketangga langit
dengan warna cahaya ditubuhnya
ini "kelulusan"
dengarkan dengungan gembira hati kami
jiwa liar ini
menguap-nguap dijalur raya
ingat
jangan gelapkan cahaya itu
dengan kembang dan isak air mata
yang kau katakan itu
adalah awal langkah keringatmu
kembang yang kau katakan
hatikukah itu
sebab ia sedang mekar saat ini
wanginya sedang kutebar-tebar di jalur raya
ini hanyalah pesan
dan pesan ini anggaplah bunga
kau tanam, semai wanginya
kau buang, lihat akhirnya
sebab akhir, nasib dan takdir yang menentukan
semoga kebaikan mengintaimu selalu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar