Selasa, 12 Maret 2013

Banteng

Tanduk yang runcing itu
menebar gigil pada mata yang memandang
meski lukanya belum sempat berlabuh

Hembusan nafas amarah
bagai topan yang mengamuk
membuat panik meski sekedar ia mengancam

luka-luka disekujur tubuhnya
adalah karya matador-matador
digelanggang berdarah dingin
:yang lemah yang terluka

masih pada lukanya
luka dipundaknya
luka didadanya
luka yang dibuatnya
luka yang ditantangnya

luka-luka itu
adalah bagiannya
sebab luka-luka itu
telah mengintai lama
sebelum ia sadar
bahwa ia adalah banteng
di gelanggang matador.

13.03.13
05.22 WIB
Tanjungpinang
Ilustrasi gambar (google)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar